Pemerintah Kota Palembang

Usai Reses, Anggota DPD RI Provokator Persekusi Ustadz Abdul Somad Disidang

Hendri Zainuddin Jabat Wakil Ketua Badan Kehormatan DPD RI

Hendri Zainuddin bersama Pimpinan dan Wakil Ketua II BK DPD RI (ist/manaberita.com)

Jakarta, MediaOnlineNews -- Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), telah menerima laporan mengenai dugaan pelanggaran Kode Etik yang dilakukan oleh Dr. SHRI I.G.N. Arya Wedakarna M. Wedasteraputra S., Anggota DPD RI asal Provinsi Bali.

Pernyataan itu diungkap oleh Wakil Ketua DPD RI, Hendri Zainuddin, hari Rabu tanggal 13 Desember 2017.

"Saya sudah menerima laporannya, kita saat ini sedang mengumpulkan data-data dan informasi. Kita akan proses abis reses, awal tahun depan." ujar Hendri Zainuddin.

Setelah data dan informasi dikumpulkan, masih kata Hendri Zainuddin, pihaknya langsung melakukan investigasi serta memanggil pihak pelapor dan yang melaporkan.

"Kita akan lakukan investigasi dan dalam waktu 17 hari, insya Allah akan ada hasilnya. Setelah ada hasil, kita bawa ke Sidang Paripurna DPD RI untuk disetujui." jelasnya.

Pria berkacamata yang kini berada di Komite I DPD RI itu menambahkan, sebelumnya Dr. SHRI I.G.N. Arya Wedakarna M. Wedasteraputra S. juga pernah mendapatkan sanksi dari BK DPD RI dalam kasus yang berbau SARA, yakni diberhentikan dari Alat Kelengkapan DPD RI. "Sayangnya, sanksi dari BK saat itu, ditolak disidang paripurna DPD RI." jelas Anggota DPD RI dari Provinsi Sumatera Selatan itu.

Sekedar mengingatkan, seperti dikutip dari indopos.co;id, Dr. SHRI I.G.N. Arya Wedakarna M. Wedasteraputra S yang menjabat sebagai Anggota DPD RI dari Provinsi Bali, dilaporkan oleh Anggota DPR RI yakni Lukman Edy ke BK DPD RI. Laporan itu terkait dengan provokasi yang dilakukan oleh Arya Werdana di Fans Page Facebook pribadi miliknya tanggal 1 Desember 2017.

Provokasi itu akhirnya memicu persekusi atau main hakim sendiri oleh sekelompok orang saat Ustadz Abdul Somad akan berceramah di Bali tanggal 8 Desember 2017 yang lalu. Saat itu, Ustadz Abdul Somad didemo dan terancam diusir karena dianggap tidak nasionalis dan anti toleransi. (ohs)

Hendri Zainuddin, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dari Provinsi Sumatera Selatan
No Response

Comments are closed.