banner 728x90

Pembangunan Gedung DPD RI Sumsel Habiskan 22 Miliar

banner 728x90
Habib Ali Alwi, Ketua PURT DPD RI

Habib Ali Alwi, Ketua PURT DPD RI

Palembang, Media Online News -- Setelah menunggu cukup lama dan sempat tertunda, akhirnya Gedung Kantor Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Provinsi Sumatera Selatan, diresmikan oleh Oesman Sapta Odang, Ketua DPD RI,, hari Jum'at tanggal 21 April 2017, di Jalan Gubernur H. A. Bastari, Palembang.

Menariknya, pada peresmian ini, bukan hanya Gedung Kantor DPD RI Provinsi Sumatera Selatan saja yang diresmikan, dua gedung kantor lainnya yakni Kantor Sekretariat Jenderal DPD RI Provinsi DI Yogyakarta dan Provinsi Nusa Tenggara Timur, juga sama-sama diresmikan di Palembang.

Dalam kata sambutannya, Habib Ali Alwi yang menjabat sebagai Ketua Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPD RI, menjelaskan  bahwa keberadaan Kantor DPD RI di daerah, bertujuan untuk menjadi tempat bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya agar bisa diserap dan ditindaklanjuti oleh Anggota DPD RI dari daerah.

"Dengan berdirinya kantor DPD RI di Ibukota Provinsi ini, kita harapkan proses penyerapan aspirasi masyarakat dapat lebih optimal. Selain itu, proses komunikasi antara Anggota DPD RI dengan masyarakat di daerah Pemilihannya dapat berjalan dengan lebih mudah dan juga terarah." katanya.

Kemudian, Anggota DPD RI dari Provinsi Banten itu menjelaskan, sampai saat ini terdapat 11 Provinsi yang kantornya masih menyewa dan 19 provinsi, kantor yang digunakan dengan sistem pinjam pakai.

"Dari 19 provinsi itu, Maluku, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, dan Jawa Barat, sudah mendapatkan hibah lahan dari Pemprov masing-masing. Daerah yang sudah mendapatkan hibah lahan, akan segera dilakukan pembangunan fisik." tuturnya.

Sementara itu, mengenai biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan tiga Gedung Kantor Sekretariat Jenderal DPD RI di daerah, Habib Ali Alwi menjelaskan, jumlahnya tidak sedikit.

"Gedung di Sumsel, dibangun dengan luas bangunan 2.100 m dengan nilai kontrak awal Rp. 20.509.000.000 dan berubah menjadi Rp. 22.393.694.000 di tahun anggaran 2014. Kalau DI Yogyakarta, nilai HPS-nya Rp. 23.109.000.000 dan kontrak sebesar Rp. 21.550.000.000. Sedangkan di Kantor di Nusa Tenggara Timur, dibangun dengan luas yang sama, nilai HPS-nya Rp. 25.006.777.000 dan kontrak Rp. 24.979.685.000." jelas Habib.

Sementara itu, Oesman Sapta Odang mengajak semua anggota untuk lebih optimal dalam menyerap aspirasi masyarakat dan memberikan solusi bagi permasalahan yang sedang dihadapi oleh masyarakat. "Jadikan kantor DPD RI ini sebagai rumah rakyat. Anggota DPD RI harus lebih dekat dengan rakyat dan menjadi solusi dari pemecahan masalah yang dihadapi oleh masyarakat." ujarnya.

Selain Ketua dan Anggota DPD RI, turut hadir juga dalam acara peresmian itu yakni Gubernur Sumatera Selatan, Wakil Bupati OKU Selatan, Bupati Lahat, Wakil Kapolda Sumsel, dan undangan yang lainnya. (dpd-sumsel.go.id)

Iskandar M. Sahil, Calon Gubernur Sumatera Selatan Periode 2018-2023
No Response

Leave a reply "Pembangunan Gedung DPD RI Sumsel Habiskan 22 Miliar"