Partai Hati Nurani Rakyat

Mobilisasi Pelajar Di Arak-Arakan Piala Gubernur Kaltim, Penggemar Kritik Manajemen Sriwijaya FC

Siswa SD dipaksa Dedi Pranata

Status Facebook Deddy Pranata (istimewa)

Palembang, MediaOnlineNews -- Arak-arakan yang digagas oleh Manajemen pada hari Kamis tanggal 8 Maret 2018 karena Sriwijaya FC berhasil mendapatkan gelar juara Piala Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2018, mendapatkan kritikan keras dari penggemar klub yang berjuluk Laskar Wong Kito itu.

Deddy Pranata, seorang penggemar Sriwijaya FC, sangat menyayangkan kalau acara tersebut harus memobilisasi pelajar agar bisa menyaksikan arak-arakan dari pinggir jalan, padahal seharusnya pelajar berada di kelas.

"Selamat kepada SFC, yang telah berhasil menjadi juara Piala Gubernur Kaltim dan hari ini piala tersebut akan diarak. Tapi sayang, kenapa harus ada mobilisasi pelajar. Kasihan mereka, yang seharusnya ada di kelas tapi malah "dipaksa" berdiri di pinggir jalan menunggu piala lewat." tulis Deddy Pranata, di akun facebook pribadinya.

Dia pun menilai, cara yang dilakukan oleh managemen terkesan berlebihan, karena keberhasilan ini hanya turnamen pra musim dan tidak sama levelnya dengan Piala Presiden. "Masih zaman ya model seperti ini? Takut sepi ya bos, menyaksikan gagahnya presiden klub membawa piala?" tanya dia.

Status tersebut mendapatkan tanggapan dari penggemar Sriwijaya FC yang lainnya. Rendy Prima yang mengomentari status tersebut, menilai bahwa turnamen seperti itu memang tidak perlu ditulis dalam prestasi klub. 

"Piala pra musim cak ini, juara bae dak perlu ditulis di daftar prestasi klub, apolagi sampe diarak keliling kota." tulisnya. (Oyong Hairudin)

Penerimaan Bakal Caleg Partai Hanura
No Response

Comments are closed.