Partai Hati Nurani Rakyat

Koruptor Tidak Boleh Nyaleg Tahun 2019

1586 views
Hasyim Asy'ari Komisioner KPU RI

Hasyim Asy'ari, Komisioner Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (ist/antaranews.com)

Jakarta, MediaOnlineNews -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI), berencana akan membuat aturan mengenai larangan mantan narapidana kasus korupsi, untuk mengikuti pemilihan Calon Anggota Legislatif (Caleg) tahun 2019 mendatang.

Komisioner KPU RI, Hasyim Asyari, menjelaskan bahwa larangan tersebut akan dimasukkan kedalam Peraturan KPU (PKPU) tentang Pencalonan Pemilihan Legislatif (Pileg) untuk pertama kalinya.

"Sebenarnya, memang di undang-undang tidak ada larangan mantan narapidana kasus korupsi untuk ikut nyaleg. Di PKPU Pencalonan, mau kita masukkan." katanya, hari Kamis tanggal 29 Maret 2018 di Kantor KPU RI, Jakarta, seperti dikutip dari kompas.com.

Menurut dia, mantan narapidana kasus korupsi tidak layak untuk menduduki jabatan publik. Alasannya, karena telah berkhianat terhadap jabatan sebelumnya.

"Pejabat itu, diberi amanah. Korupsi itu, pasti ada unsur penyalahgunaan wewenang. Penyalahgunaan wewenang itu, ya berkhianat terhadap jabatannya." ujarnya.

Apalagi, masih kata Hasyim Asyari, masyarakat tentu menginginkan wakil rakyat yang bersih, jujur, dan amanah. Dengan pelarangan tersebut, dirinya berharap agar partai politik lebih selektif dalam memilih calonnya.

"Semua ingin dapat wakil rakyat yang bersih. Kalau ada penolakan ini, berarti termasuk ke dalam bagian yang tidak mau bersih." kata dia.

Penerimaan Bakal Caleg Partai Hanura
No Response

Comments are closed.