Pemerintah Kota Palembang

Kas Kosong, Sriwijaya FC Belum Lunasi Uang Muka Pemain Musim Lalu

Logo Sriwijaya FC (ist)

Logo Sriwijaya FC (ist)

Palembang, MediaOnlineNews -- Pergerakan Manajemen Sriwijaya FC untuk mempersiapkan tim terbaik guna mewujudkan target mendapatkan gelar Juara Liga 1 Indonesia Tahun 2018, bisa dikatakan sangat baik. Perlahan namun pasti, pelatih dan pemain terbaik, direkrut untuk memperkuat klub yang berjuluk Laskar Wong Kito itu.

Di posisi pelatih, Manajemen lebih percaya kepada Rahmad Darmawan untuk menjadi nakhoda klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan itu. Tentunya, nominal kontrak yang ditawarkan oleh Manajemen, tidaklah kecil. Mengingat pengalaman dan prestasi yang sudah diukir oleh pelatih kelahiran Metro itu.

Bersama Rahmad Darmawan, Manajemen mulai menyusun tim. Kerangka tim yang akan memperkuat Sriwijaya FC di musim 2018, mutlak merupakan wewenang dari Pelatih. Manajemen Sriwijaya FC yang diwakili oleh Ucok Hidayat sebagai Manager, tidak ingin mencampuri karena bukan bagian dari tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukan.

Hasilnya, beberapa pemain yang bisa dikatakan terbaik dan berpengalaman, berhasil direkrut untuk menjadi bagian di Sriwijaya FC. Makan Konate, Mamadou Ndiaye, Manucherhr Jalilov, Esteban Viscarra, dan Adam Alis, adalah beberapa nama pemain baru yang akan memperkuat Sriwijaya FC di musim 2018.

Namun sayang, usaha yang sangat baik itu, ternyata menutupi sebuah kisah yang belum usai dari musim sebelumnya. Berdasarkan rilis dari detiksumsel.com, ternyata Manajemen Sriwijaya FC hingga kini belum menyelesaikan tunggakan uang muka kepada pemain yang menjadi bagian dari musim lalu. Mereka adalah Tijani Belaid, M. Robby, dan Yu Hyun Koo.

Kondisi yang lebih mengkhawatirkan lagi, didapatkan oleh Wartawan. Ketika melakukan konfirmasi ke Direktur Utama PT. Sriwijaya Optimis Mandiri, perusahaan yang mengelola Sriwijaya FC, ternyata didapatkan informasi bahwa saat ini kas sedang kosong. Manajemen berjanji, akan menyelesaikan tunggakan setelah dana dari sponsor dan piutang dari pengelola liga, masuk ke kas.

"Jumlahnya sebesar Rp. 7,5 Miliar. Ketika dananya masuk, kita selesaikan semua." ujar IGB Surya Negara, Direktur Utama PT. Sriwijaya Optimis Mandiri.

Menanggapi permasalahan ini, Gubernur Sumatera Selatan yang juga menjabat sebagai Pembina Sriwijaya FC, Alex Noerdin, mengatakan bahwa dirinya sudah meminta PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) untuk menyelesaikan permasalahan itu secepatnya. Dia pun berjanji, akan mengawal persoalan ini hingga selesai.

"Saya sudah dengar itu, dan telah saya instruksikan agar segera diselesaikan. Tunggakan ini, bukan pada pemain baru, tetapi pemain musim lalu. Ini tanggung jawab PT. SOM." ujar Alex Noerdin. (ohs)

Hendri Zainuddin, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dari Provinsi Sumatera Selatan
No Response

Comments are closed.