banner 728x90

Agar SFC Kembali Perkasa, Hendri Zainuddin Usulkan HMC Baryadi Jadi Dirtek SFC

banner 728x90

sfcPalembang- Pendukung Sriwijaya FC melihat performa tim yang terus menurun bukan menjadi tanggung jawab pelatih dan pemain. Manajemen dianggap telah saatnya untuk melakukan introspeksi.

Meski bukan sepenuhnya salah manajemen, tapi tentu ada sesuatu yang harus diperbaiki. Apalagi, manajemen klub sudah melakukan berbagai cara guna mengangkat performa skuadLaskar Wong Kito, tapi tak kunjung berhasil.

Musim ini, SFC sudah melakukan dua kali pergantian pelatih. Widodo Cahyono Putro dilepas untuk digantikan Oswaldo Lessa. Namun, Oswaldo pun dipecat dan digantikan Hartono Ruslan.

Pemain anyar yang direkrut SFC juga tak memenuhi ekspektasi. Ahmad Maulana menderita cedera meniscus. Pun Bio Paulin. Bahkan Bobby Satria yang saat membela Barito Putera di putaran pertama Liga 1 menderita cedera lutut, malah direkrut oleh kubu Laskar Wong Kito.

Terakhir, SFC merekrut gelandang asal Papua, Ikris. Padahal, pemain di posisi gelandang sudah menumpuk. SFC berdalih regulasi PT Liga yang mengharuskan menurunkan pemain usia 22 tahun. Tapi nyatanya regulasi itu dihapus.

Mantan Manajer SFC Hendri Zainuddin lewat akun Facebooknya memberikan saran pada manajemen untuk melakukan penyegaran. Ia mengusulkan beberapa nama agar SFC makin baik tahun depan.

“Manajer tetap Nasrun Umar, tapi tarik Baryadi jadi Dirtek dari Nasrun Umar. Pelatih Jacksen, Asisten Kayamba dan Hartono, yakin SFC 2018 kembali ke jalur juara,” tulisnya di akunfacebook pribadinya.

Melakoni laga pekan ke-24, artinya SFC masih menyisakan 10 pertandingan sisa. Dengan 28 poin dan berada di peringkat 12 klasemen sementara, paling realistis adalah SFC berusaha agar tak masuk zona degradasi.

Arie Firdaus dari Komunitas Sriwijaya Kaskus mengatakan, banyak hal yang harus dibenahi, mulai dari pemain dan juga manajemen.

Ditunjuknya Hartono Ruslan, yang naik pangkat dari asisten pelatih menjadi pelatih caretakersempat memberi angin segar. Manajemen yang terus berusaha memperbaiki performa tim kemudian menjadikan Keith  Kayamba Gumbs, legenda hidup SFC, yang kini menjabat sebagai asisten pelatih.

“Saya berharap ini cuma siklus. Pelajaran mahal yang akan menjadi pegangan ke depannya. Jadi kesimpulannya, sebuah tim yang mumpuni sudah harus disiapkan sejak musim kompetisi berakhir, sehingga saat pramusim bisa benar-benar dimanfaatkan untuk meramu komposisi skuad dan saat turun di kompetisi sesungguhnya tidak ada lagi adaptasi,” pungkasnya.

Hendri Zainuddin, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dari Provinsi Sumatera Selatan
No Response

Leave a reply "Agar SFC Kembali Perkasa, Hendri Zainuddin Usulkan HMC Baryadi Jadi Dirtek SFC"